Terkadang hidup ini lucu
Tempatnya lakon sandiwara
Dan topeng seringkali menutupi wajah asliku..
Hari ini kukenakkan topeng bahagia
Besok kupasang topeng suka
Lusa kugunakan topeng gembira
Lusanya lagi aku bertopeng senang..
Ah, palsu memang
Ternyata aku pandai bermuka dua
Didepan Mereka, aku seolah ikut bahagia melihat rahmat Allah atasnya
Tapi dibelakang, aku mencibir penuh iri dan dengki
Tak terima hidup mereka melebihi hidupku
Kenapa ?
Kenapa Allah tak karuniakan bahagia kepadaku
Seperti Allah karuniakan bahagia sempurna kepada mereka?
.
.
.
wajahku imitasi
Perilaku ku imitasi
Iya,
siapa dan apa sebenarnya aku yang asli
memang bukan ketika sedang duduk bersama orang ramai,
namun ketika sedang sendirian,
dan dengan tenang meletakkan semua topeng yang tersedia ,
tanpa takut ada yang melihat wajah asliku seperti apa
.
"Ya Rabb, aku lelah dengan topeng topeng ini,
semakin lama , wajah asliku semakin menua, makin tak kuat menopang pengaruh
topeng kepalsuan yang kian hari kian menguat
pengaruhnya terhadap hati"
.
Tuhanku berkata "Maka lepaskanlah!"
.
Bagaimana bisa ya Allah?"
.
Kemudian jawab Tuhanku lagi: "Bersihkan hatimu dari perasangka terhadap aku, berharaplah selalu kepadaku, Taatlah! Maka akan kuberi engkau ketenangan jiwa."
.
Ternyata hidup tanpa topeng itu jauh lebih lega
lebih ringan beban jiwa raga
dan aku yakin,
selama ku ikuti perintah Tuhanku untuk jadi hamba yang apa adanya,
aku takkan pernah lagi memerlukan topeng-topeng kepalsuan manusia.
.
Jadi,
terbuat dari apa topeng hidupmu, Sobat?
Kaca?
Kayu?
Besi?
Letakkanlah,
Lepaskanlah,
Bukalah,
Taruhlah,
Buanglah jauh jauh sebelum semua pecah dan hancur kemudian merusak wajah aslimu,
Kalau sudah begitu,
engkau akan terus memerlukan topeng-topeng itu untuk menutupi kerusakan pada sekujur wajahmu, seumur hidup...
Jumat, 03 April 2015
Hijrah..
Perjalanan setiap orang dalam menuju proses hijrahnya beraneka ragam
ada yang lurus tanpa hambatan .. ada tidak jarang juga yang berliku
dari yang tidak berhijab mulai berhijab
dari yang awalnya menggunakan celana jeans
mulai belajar menggunakan rok
yang awalnya menggunakan jilbab tipis
perlahan memanjangkan jilbabnya dan tidak terawang
Semua adalah bentuk proses hijrah "mendekat"
dan penyempurnaan rasa cinta kepada Rabbnya
tapi ada yang terkadang kita lupa
apakah kaki juga termasuk aurat?
Asma binti Abu Bakar pernah menemui Rasulullah SAW dengan memakai pakaian yang tipis. maka Rasulullah pun berpaling darinya dan bersabda, "Wahai Asma, sesungguhnya seorang wanita itu jika sudah haid (sudah baligh), tidak boleh terlihat dari dirinya kecuali ini dan ini, beliau menunjuk wajahnya dan edua telapak tangannya. (HR. Abu Daud 4140, dalam Al Irwa {6/203} Al Abani berkata: Hasan dengan keseluruhan jalannya)
Mungkin memang awalnya terlihat panas dan belum terbiasa
tapi InsyaAllah jika kita mulai membiasakan diri untuk menggunakan kaos kaki
dan lama-lama akan menjadi habits
Yook.. mari sama-sama mulai belajar menggunakan kaos kaki ukhti :)
ada yang lurus tanpa hambatan .. ada tidak jarang juga yang berliku
dari yang tidak berhijab mulai berhijab
dari yang awalnya menggunakan celana jeans
mulai belajar menggunakan rok
yang awalnya menggunakan jilbab tipis
perlahan memanjangkan jilbabnya dan tidak terawang
Semua adalah bentuk proses hijrah "mendekat"
dan penyempurnaan rasa cinta kepada Rabbnya
tapi ada yang terkadang kita lupa
apakah kaki juga termasuk aurat?
Asma binti Abu Bakar pernah menemui Rasulullah SAW dengan memakai pakaian yang tipis. maka Rasulullah pun berpaling darinya dan bersabda, "Wahai Asma, sesungguhnya seorang wanita itu jika sudah haid (sudah baligh), tidak boleh terlihat dari dirinya kecuali ini dan ini, beliau menunjuk wajahnya dan edua telapak tangannya. (HR. Abu Daud 4140, dalam Al Irwa {6/203} Al Abani berkata: Hasan dengan keseluruhan jalannya)
Mungkin memang awalnya terlihat panas dan belum terbiasa
tapi InsyaAllah jika kita mulai membiasakan diri untuk menggunakan kaos kaki
dan lama-lama akan menjadi habits
Yook.. mari sama-sama mulai belajar menggunakan kaos kaki ukhti :)
Langganan:
Komentar (Atom)